Kamis, 14 November 2013

Ruang Rindu
Ketika cahaya matahari
Tak lagi bisa melukis pelangi
Pelangi yang berwarna-warni
Ketika gerimis
Mulai lagi mengiris
Hingga bumiku menangis
Kulihat awan membentuk wajahmu
Desau angin meniupkan namamu
Bulan sabit seperti senyummu
Tabur bintang serupa auramu
Kulukis wajahmu
Didalam rinduku yang biru
Kucari sosokmu
Dilembar-lembar mimpiku
Ingin segera kuakhiri
Segala kerinduan yang tak pasti ini

by: eka paksi yudistira

Tidak ada komentar:

Posting Komentar